Jawab Penantian Konsumen, Apple iPhone X Hadir Dalam Versi Unlocked


Harga iPhone X memang cukup tinggi namun para fans Smartphone besutan Apple ini tetap setia menggunakan teknologi terbaru besutan perusahaan Asal Cupertino ini.  Sayangnya iPhone X tidak sefleksibel yang dibayangkan karena beberapa pengguna kesulitan terhadap masalah jaringan seluler yang digunakan.

Untuk mengatasi masalah ini maka Apple menghadirkan iPhone X versi Unlocked. Versi ini bisa di dapatkan di Apple Store dan gerai-gerai resmi Apple. Dengan versi unlocked ini para pengguna akan lebih bebas membawa iPhone X ke carrier manapun. Selain itu para pengguna akan lebih leluasa dalam menggunakan kartu SIM prabayar manapun tidak seperti pada iPhone X pertama.

Versi unlocked dari iPhone X merupakan pilihan tepat bagi pengguna Smartphone yang sering berganti jaringan seluler. Selain itu Smartphone ini juga bisa menjadi pilihan yang tepat bagi para pengguna yang gemar berganti perangkat lunak antara iOS dan Android. Apple iPhone X versi Unlocked ini menawarkan lebih banyak kemudahan bagi para penggunanya. Dan tentunya hal ini merupakan salah satu hal yang sangat dinantikan oleh para penggu perangkat Apple.

Secara keseluruhan tak begitu banyak perbedaan berarti yang dimiliki iPhone X versi Verizon dan iPhone X versi unlocked ini. Sejak beberapa tahun lalu, Verizon memang telah menjual beragam ponsel, termasuk ponsel Apple, dalam keadaan unlocked sehingga ponsel tersebut bisa berganti jaringan GSM ataupun CDMA dengan mudah. Namun, para pengguna harus memiliki akun kredensial Verizon untuk membeli ponsel-ponsel Apple tersebut melalui Verizon.

Harga Apple iPhone X versi Unlocked ini sendiri mulai dari 999 dolar Amerika atau jika dikonversi menjadi sekitar Rp 13.5 jutaan. Dan bagi para pengguna yang memesannya sekarang, proses pengiriman missal pertama akan dimulai pada tanggal 12 Desember mendatang.

Sekedar informasi jangan lupa untuk mengunjungi Promo HARBOLNAS 2017 yang akan berlangsung dari tanggal 11 Desember sampai tanggal 13 Desember 2017 mendatang. Kamu juga bisa mengetahui infromasi lebih lengkapnya dengan mengunjungi website KLIKnKLIK.com.

Iklan

Tim Cook Bantah Apple iPhone X Tersedia Dalam Jumlah Terbatas


Meski Harga Apple iPhone X bisa dibilang cukup tinggi namun pihak Apple sangat optimis jika perangkatnya ini mampu sukses di pasar dunia. Hal ini sebenarnya sudah mulai terlihat dari tingginya permintaan pasar meski produk ini belum resmi dijual kepasaran. Baru-baru ini banyak kabar yang beredar jika iPhone X mengalami masalah dalam proses produksi sehingga diperkirakan Handphone terbaru dari Apple ini akan tersedia dalam jumlah yang sangat terbatas pada saat pertama kali dijual.

Dalam sebuah sesi wawancara bersama Buzzfeed, Tim Cook langsung menapik kabar tersebut, Cook membantah jika Apple iPhone X akan tersedia dalam jumlah yang sangat terbatas. Akan tetapi dia pun tidak memberikan sebuah kepastian jika suplai iPhone X mampu memenuhi permintaan konsumen nantinya, hal ini beracuan kepada tingginya permintaan pasar terhadap perangkat Handphone terbaru dari Apple ini.

“kami akan melihat apa yang terjadi. Kami akan bekerja sekeras mungkin untuk dapat membuat iPhone X sebanyak-banyaknya,” ungkap Cook ketika memberikan respon terhadap rumor-rumor yang beredar selama ini. Kabar yang beredar sebelumnya memang mengungkapkan jika Apple hanya bisa menghadirkan sebanyak 3 juta unit iPhone X pada penjualan perdananya 3 November mendatang.

Sedangkan menurut laporan lainnya Apple hanya akan menghadirkan iPhone X sebanyak 20 juta unit pada penjualan perdananya atau sekitar setengah dari rencana awal untuk tahun ini. Rumor ini mulai sering muncul ketika banyak kabar yang mengatakan jika Apple cukup kesulitan dalam membangun fitur pengenal wajah Face ID pada iPhone X.

Bukan hanya fitur Face ID, penggunaan Layar OLED tanpa tombol fisik yang diusung oleh iPhone X pun sempat menjadi permasalahan dalam proses produksi iPhone X, Beruntung masalah ini kini sudah terselesaikan. Kemudian kembali muncul masalah kini pada perakitan modul autentikasi wajah. Dikabarkan jika para mitra manufaktur Apple hanya mampu meningkatkan First Pass Yield (FPY) pada akhir September 2017 kemarin.

Dalam menghadapi masalah-masalah ini Apple terus berusaha memecahkannya, serta Apple pun terus melakukan berbagai egosiasi dengan sejumlah manufaktur mengenai produksi tambahan komponen-komponen iPhone X agar dapat menekan angka ketersedian perangkat hingga saat penjualan perdananya.

 

Apple Dikabarkan Gandeng LG Untuk Bangun Proyek iPhone Dengan Layar Lipat


Harga iPhone X yang melambung tinggi dipercaya cukup sepadan dengan proses dan kualitas dari produk Handphone itu sendiri. Memang iPhone X mengusung desain yang sangat berbeda dengan jajaran iPhone lainnya, yaitu dengan konsep desain Full Screen dan mengusung bezel yang super tipis yang dikatakan cukup sulit ketika proses pengembangannya. Akan tetapi nampaknya perusahaan asal Cupertino ini sudah harus kembali kesulitan dalam mengembangkan konsep terbaru, karena kabarnya saingan terberat Apple yaitu Samsung saat ini sedang mengembangkan proyek perangkat Handphone dengan layar Fleksibel atau layarnya bisa dilipat.

Bukan hanya Samsung tapi ada banyak perusahaan sudah mulai mengembangkan konsep desain ini, jika Apple tidak ingin ketinggalan lagi makan perusahaan ini harus segera memulai proses pengembangan tersebut. Seperti mengerti kondisi pasar Apple pun dengan sigap langsung mengambil langkah awal untuk memulai membuat perangkat iPhone dengan konsep layar fleksibel yang dapat dilipat.

Hal ini terlihat dengan bekerjasamanya Apple dengan LG yang konon sedang membangun sebuah prototype iPhone fleksibel. Memang sedikit mengejetukan Apple kini justru memilih LG untuk memasok panel layarnya bukan lagi dari perusahaan Samsung. Hal tersebut konon karena ada kekhawatiran yang dirasakan oleh Apple tentang bocornya rencana perusahaan jika bekerjasama dengan Samsung, yang notabene merupakan pesaing terberat bagi Apple.

LG Display dikabarkan telah berhasil menciptakan beberapa pekerjaan untuk menghasilkan panel OLED yang dapat di lipat. Meski kabar ini benar, nampaknya para penggemar perangkat Apple masih harus terus bersabar hingga tahun 2020 untuk dapat mencicipi perangkat iPhone fleksibel ini, karena dikabarkan proses produksi baru akan dimulai sekitaran tahun 2020 mendatang.

Meski belum dapat dipastikan 100 persen kebenarannya, akan tetapi kabar ini cukup memberikan angin segar bagi para penggemar perangkat Apple. Kemungkinan hal ini benar memang cukup besar mengingat kabar mengenai proyek yang dilakukan oleh Samsung sudah banyak tersebar, jadi mau tidak mau perusahaan dengan logo buah apel tergigit ini harus bergerak cepat dalam mengembangkan inovasi serupa.

Untuk mengetahui infromasi menarik lainnya kamu bisa mengunjungi website KLIKnKLIK.com, atau kamu juga bisa mengunjungi link berikut ini : http://kliknklik.com/

 

Rasa Benci Adalah Penyebab Lahirnya Handphone Apple iPhone Series


Saat ini siapa yang tidak tahu Apple iPhone Series, perangkat Handphone yang hadir dengan desain dan fitur yang ekslusif lengkap dengan logo buah apel tergigit pada cover belakangnya. Perangkat Apple iPhone sendiri kini sudah menjelma menjadi salah satu perangkat premium dunia yang kehadirannya selalu dinantikan oleh banyak pengguna. Tapi apakah kamu tahu bagaimana sejarah dari Handphone andalan perusahaan yang berasal dari Cupertino ini.

Pada tahun 2007 silam generasi pertama dari perangkat iPhone hadir, banyak pengguna yang bertanya-tanya mengapa Apple turut menghadirkan perangkat Handphone karena pada masa itu perusahaan ini adalah salah satu produsen computer dan pemutar music digital yang cukup terkemuka. Alasan terlahirnya perangkat Handphone Apple iPhone adalah rasa kebencian.

“Iya faktor terbesar yang mendorong lahirnya iPhone adalah rasa kebencian yang muncul pada perangkat Handphone yang dulu kami gunakan. Kami pikir Handphone ini dibuat sangat buruk,” ungkap Jonathan Ive selaku Chief Design Officer Apple.

Karena hal itu Apple pun meluncrukan iPhone dan ternyata mendapkan respon yang cukup positif. Keberhasilan perangkat Handphone Apple iPhone ini juga berkat dukungan kuat dari mendiang Steve Jobs. Ive mengungkapkan ketika Jobs kembali ke Apple sebagai CEO, dia langsung mengubah fokus perusahaan. Bukan hanya mementingkan tingkat penjualan akan tetapi menjadi mengutamakan desain produk yang kreatif dan berkualitas.

Ive sendiri bergabung dengan Apple pada tahun 1992, ketika perusahaan Apple sedang dalam keadaan yang cukup suram dan Steve Jobs belum kembalu bergabung dengan perusahaan setelah di depat dari jabatannya sebagai CEO.

“Ketika itu merupakan masa-masa yang cukup menyakitkan dan menyulitkan. Aku harus merasakan pergantian beberapa CEO yang memiliki fokus untuk mengubah perusahaan dengan tujuan utamanya untuk mengahasilkan banyak uang agar tidak rugi,” ungkap Ive. Tidak disangka ternyata fokus tersebut justru membuat kondisi Apple semakin tidak karuan.

Barulah setelah kedatangan Jobs kembali ke Apple, perusahaan tersebut berhasil bangkit dan menjadi titik balik menuju kesuksesan Apple. Hubungan Ive sendiri dengan Jobs sangatlah dekat, Ive menganggap Jobs sebagai gurunya. “Aku memiliki guru yang sangat hebat dalam diri seorang Steve Jobs,” Tutup Jonathan Ive.

Untuk mengetahui informasi menarik dan terbaru lainnya kamu juga bisa langsung mengunjungi website resmi KLIKnKLIK.com atau kamu juga bisa mengakses link berikut ini : http://kliknklik.com/

 

 

Fitur Dual-Kamera Xiaomi Mi A1 Mampu Ungguli Apple iPhone 7 Plus


Handphone terbaru Xiaomi Mi A1 hadir sebagai pesaing untuk perangkat Handphone andalan Apple yaitu iPhone 7 Plus. Meski jika dibanding dari sisi kkelas dan harga tentunya Xiaomi Mi A1 berada di bawah iPhone 7 Plus, perbedaan harganya pun terpaut cukup jauh. Namun meski begitu pada acara peluncurannya kemarin Xiaomi langsung membandingkan hasil jepretan dari kamer ayg dimiliki oleh kedua perangkat tersebut, dan secara mengejutkan Mi A1 mampu mengimbangi kualitas dari iPhone 7 Plus.

Diketahui jika setup dual-kamera yang dimiliki oleh Handphone Xiaomi Mi A1 ini sama persis dengan setup dual-kamera yang dimiliki Apple iPhone 7 Plus. Keduanya sama-sama menggunakan setup lensa wide dan tele, dimana lensa tersebut mengusung resolusi sebesar 12 MP.

Hasil Jepretan Kamera Mi A1 setara dengan hasil jepretan iPhone 7 Plus, bahkan dalam beberapa kondisi Mi A1 justru lebih baik dibandingkan dengan perangkat Handphone andalan Apple ini. Contohnya pada fitur POtrait, beberapa pengguna iPhone 7 Plus konon sering menemukan jaggy atau “batasan” antara objek utama dengan background yang bokeh. Dengan kata lain kata lain efek bokeh yang meluber ke dalam objek utama. Hal ini langsung diungkapkan oleh Donovan Sung selaku Director of Product Management & Marketing Xiaomi Global.

Donovan juga menambahkan jika hasil Kamera dari Xiaomi Mi A1 ini tidak akan mengalami jaggy ketika menggunakan fitur portrait. Xiaomi menjanjikan fitur bokeh yang sempurna dengan detail objek utama yang terlihat sangat akurat. Hal ini juga konon ditunjang olehsoftware yang lebih mumpuni yang diadopsi oleh Mi A1. Xiaomi mengungkapkan jika pihaknya mengengerahkan banyak pekerja untuk dapat mengembangkan software tersebut, karena menurut perusahaan asal China ini setup dual-kamera bukan hanya soal hardware saja tp software pendukungnya pun tentu sangat penting.

Sementara itu untuk hasil jepretan standar, Kamera Xiaomi Mi A1 juga diklaim mampu mengimbangi Apple iPhone 7 Plus dengan catatan hasil jepretan tersebut masih asli belum melalui proses filter apapun. Kamu juga bisa ikut berpendapat mengenai pernyataan dari pihak Xiaomi ini langsung pada kolom komentar. Untuk mengetahui infromasi menarik lainnya kamu juga bisa mengunjungi situs resmi KLIKnKLIK langsung disini : http://kliknklik.com/

 

Bocoran Gambar iPhone 8 Dengan Bezel Super Duper Tipis


Harga iPhone Series Besutan Apple memang selalu tinggi, namun hal tersebut selalu terbayar dengan ciri khas yang dimiliki oleh perangkat Smartphone dengan logo buah apel tergigit pada bagian belakangnya ini. Dan kali beberapa kabar terakhir mengungkapkan jika Apple akan meghadirkan konsep desain full-screen pada Smartphone terbarunya yaitu Apple iPhone 8.

Smartphone ini dikatakan akan memiliki bezel yang super duper tipis di seluruh sisinya, tren desain full-screen ini sendiri memang sedang banyak digunakan oleh banyak perusahaan kepada perangkat –perangkat terbaru besutannya, seperti Sharp, Samsung, Xiaomi, dan masih banyak lagi perusahaan besar dunia lainnya. Tentu melihat hal ini Apple pun tidak bisa tinggal diam saja.

Menurut laporan terbaru perangkat iPhone 8 sudah memasuki proses produksi missal, dan kini semakin banyak bermunculan foto yang memperlihatkan proses perakitan dan bentuk yang konon akan menjadi perangkat andalan terbaru dari Apple ini.

Salah satu bocoran foto dipercaya merupakan panel yang akan dimiliki oleh perangkat Apple iPhone 8, panel layar tersebut memperlihatkan bezel yang tipis diselurus sisinya, hanya saja bagian atasnya masih sedikit tebal karena harus menyematkan komponen kamera depan dan beberapa sensor lainnya.

Pada bocoran gambar tersebut memperlihatkan digitizer dan kabel penghubung panel layar. Pada bagian panel atas terdapat empat lubang dan ruang untuk lubang suara. Dari keempat lubang tersebut dipercaya salah satunya akan menjadi tempat bagi kamera depan dan juga pemindai Iris Mata. Sedangkan lubang lainnya akan ditempati oleh sensor jarak dan cahaya juga LED Flash depan.

Gambar lainnya memperlihatkan kabel penghubung, Chipset Apple A11, dan juga komponen layar yang telah dirakit. Namun hal ini belum bisa dinilai 100 persen kebenarannya pasalnya Apple pun belum secara resmi memberikan informasi mengenai perangkat iPhone 8, bahkan tanggal perilisan resminya pun belum secara langsung diungkapkan oleh Apple. Hanya saja beberapa pihak berkayakinan besar jika Smartphone yang konon akan menjadi edisi spesial ini akan diumumkan pada bulan September mendatang.

Apple Akan Rilis iPhone SE Generasi Kedua Sebelum iPhone 8, Benarkah ?


Perangkat Apple iPhone SE series merupakan varian lain dari jajaran Smartphone iPhone Series. Harga iPhone SE Series biasanya memang lebih mahal namun sebanding dengan beberapa peningkatan yang selalu hadir bersamanya. Seperti tahun lalu Apple meluncurkan iPhone SE berukuran Compact namun hadir memiliki kemampuan yang setara dengan iPhone 6S. Dan belakangan ini muncul kabar jika Apple akan kembali meluncurkan iPhone SE (Special Edition) generasi kedua pada tahun 2017 ini.

Menurut informasi yang bersumber dari iGeneration, Apple dikabarkan akan melangsungkan dua acara peluncuran dalam waktu dekat. Acara terdekat akan dilangsungkan pada bulan Agustus ini, dan dipercaya jika acara ini diadakan untuk memperkenalkan secara resmi kepada public mengenai perangkat Smartphone Apple iPhone SE generasi kedua.

Menurut informasi tersebut diketahui jika iPhone SE 2 ini akan dibanderol dengan harga sekitar 399 Euro atau setara dengan Rp 6.1 jutaan. Harga ini sebenarnya jauh lebih murah jika dibandingkan dengan pernagkat iPhone SE generasi pertama model 32 GB yang dibanderol seharga 489 Euro atau setara dengan Rp 7.5 jutaan dan model  128 GB yang dibanderol dengan harga 599 Euro atau sekitar Rp 9.2 jutaan.

Namun sangat disayangkan belum ada informasi yang berhubungan dengan spesifikasi yang akan dibawa oleh iPhone SE generasi kedua ini. Hanya ada bocoran foto yang diperkirakan merupakan panel belakang dari iPhone SE 2. Pada foto tersebut memperlihakan panel belakang yang terbuat dari material kaca Ion-X. material ini sendiri merupakan bahan yang fleksibel, ringan tetapi lebih murah jika dibandingkan dengan material safir. Selain itu material kaca Ion-X ini juga merupakan bahan yang tidak mudah tergores.

Pada foto tersebut juga terlihat jika lampu LED Flash akan terletak di bagian bawah kamea belakang, berbeda dengan generasi pertama yang hadir dengan bodi logam dan lampu LED Flash yang terletak sejajar dengan kamera belakang. Namun ada beberapa pihak yang justru mengatakan jika foto tersebut bukan lah miliki iPhone SE 2 melainkan milik Smartphone 360 Mobiles yang memang telah dilengkapi dengan logo Apple pada bagian belakangnya.

Jika menurut Pan Jiutang, seorang analis asal Tiongkok mengungkapkan jika Apple justru tidak akan memperbaharui jajaran Smartphone iPhone SE. Masih belum bisa dipastikan kabar mana yang memang benar 100 persen. Mari kita nantikan hingga acara peluncuran yang konon akan berlangsung pada bulan Agustus ini.