Rasa Benci Adalah Penyebab Lahirnya Handphone Apple iPhone Series


Saat ini siapa yang tidak tahu Apple iPhone Series, perangkat Handphone yang hadir dengan desain dan fitur yang ekslusif lengkap dengan logo buah apel tergigit pada cover belakangnya. Perangkat Apple iPhone sendiri kini sudah menjelma menjadi salah satu perangkat premium dunia yang kehadirannya selalu dinantikan oleh banyak pengguna. Tapi apakah kamu tahu bagaimana sejarah dari Handphone andalan perusahaan yang berasal dari Cupertino ini.

Pada tahun 2007 silam generasi pertama dari perangkat iPhone hadir, banyak pengguna yang bertanya-tanya mengapa Apple turut menghadirkan perangkat Handphone karena pada masa itu perusahaan ini adalah salah satu produsen computer dan pemutar music digital yang cukup terkemuka. Alasan terlahirnya perangkat Handphone Apple iPhone adalah rasa kebencian.

“Iya faktor terbesar yang mendorong lahirnya iPhone adalah rasa kebencian yang muncul pada perangkat Handphone yang dulu kami gunakan. Kami pikir Handphone ini dibuat sangat buruk,” ungkap Jonathan Ive selaku Chief Design Officer Apple.

Karena hal itu Apple pun meluncrukan iPhone dan ternyata mendapkan respon yang cukup positif. Keberhasilan perangkat Handphone Apple iPhone ini juga berkat dukungan kuat dari mendiang Steve Jobs. Ive mengungkapkan ketika Jobs kembali ke Apple sebagai CEO, dia langsung mengubah fokus perusahaan. Bukan hanya mementingkan tingkat penjualan akan tetapi menjadi mengutamakan desain produk yang kreatif dan berkualitas.

Ive sendiri bergabung dengan Apple pada tahun 1992, ketika perusahaan Apple sedang dalam keadaan yang cukup suram dan Steve Jobs belum kembalu bergabung dengan perusahaan setelah di depat dari jabatannya sebagai CEO.

“Ketika itu merupakan masa-masa yang cukup menyakitkan dan menyulitkan. Aku harus merasakan pergantian beberapa CEO yang memiliki fokus untuk mengubah perusahaan dengan tujuan utamanya untuk mengahasilkan banyak uang agar tidak rugi,” ungkap Ive. Tidak disangka ternyata fokus tersebut justru membuat kondisi Apple semakin tidak karuan.

Barulah setelah kedatangan Jobs kembali ke Apple, perusahaan tersebut berhasil bangkit dan menjadi titik balik menuju kesuksesan Apple. Hubungan Ive sendiri dengan Jobs sangatlah dekat, Ive menganggap Jobs sebagai gurunya. “Aku memiliki guru yang sangat hebat dalam diri seorang Steve Jobs,” Tutup Jonathan Ive.

Untuk mengetahui informasi menarik dan terbaru lainnya kamu juga bisa langsung mengunjungi website resmi KLIKnKLIK.com atau kamu juga bisa mengakses link berikut ini : http://kliknklik.com/

 

 

Iklan