Handphone Terbaru Honor Play 7, Tenggelam Dalam Euforia Honor 10


Anak brand Handphone milik Huawei, yaitu Honor baru-baru ini berhasil mencuri perhatian publik. Kabar meluncurnya Handphone Terbaru Honor 10 yang merupakan perangkat flagship milik perusahaan tersebut memang berhasil menjadi topik hangat dikalangan masyarakat. Namun siapa sangkat ternyata perusahaan tersebut juga meluncurkan Handphone terbaru yang akan mengisi segmen lebih rendah. Handphone tersebut adalah Honor Play 7, perangkat Handphone yang tak kalah canggihnya hanya saja kehadirannya seakan tenggelam dalam hype Honor 10.

Handphone entry-level dari Honor ini hadir dengan layar seluas 5,45 inci dengan aspek rasio 18:9. Aspek rasio ini membuat resolusi yang dapat dihasilkan mencapai HD+ 1440 x 720 piksel. Untuk panel layarnya sendiri yang digunakan berjenis IPS dan telah dilapisi dengan kaca 2.5D melengkung sebagai penambah kesan elegan.

Karena Honor Play 7 memang hadir untuk menjadi solusi bagi para pengguna dengan budget terbatas, sehingga spesifikasi yang dimilikinya tidak begitu tinggi namun cukup mumpuni. Handphone ini didukung oleh chipset MediaTek MT6739 yang memiliki CPU quad-core Cortex-A53 1.5GHz. dipadukan dengan kapasitas penyimpanan internal sebesar adalah 16 GB yang masih bisa diperluas dengan microSD Card dan juga memiliki RAM sebesar 2 GB.

Sistem operasi yang dijalankan oleh perangkat ini adalah Android 8.1 Oreo dengan balutan EMUI 8.1 di atasnya. Dengan dimensi 146,5 × 70,9 × 8,3mm dan bobot 142 gram, Honor Play 7 hadir dengan kapasitas baterai sebesar 3.020mAh. Untuk fitur konektivitas lainnya termasuk Wi-Fi 802.11 b/g/n, Bluetooth 4.2 LE, dan GPS. Ada juga penerima radio FM dan jack audio 3,5 mm.

Beralih ke segmen fotografi, Handphone ini memiliki Kamera utama dengan beresolusi 13 MP dengan fitur PDAF dan LED flash. Sementara untuk Kamera depan beresolusi 5 MP. Hal yang menarik dari Handphone ini tentu harganya yang hanya dibanderol seharga CNY 599 atau jika dikonversi menjadi setara dengan Rp 1,3 jutaan saja.

Belum diketahui berapa harga resmi untuk kawasan di luar pasar Tiongkok, yang pasti tidak akan terlalu jauh dari harga tersebut. Untuk pilihan warna yang tersedia diantaranya adalah Biru, Hitam, dan Emas.

Iklan

Handphone Terbaru Nokia X6 Siap Hadir Di Pasar Global


HMD global baru-baru ini telah merilis Handphone terbaru besutannya yang ditujukan untuk segmen mid-range. Perangkat tersebut adalah Nokia X6, pertama kali dirilis untuk pasar Tiongkok. Kehadiran Handphone tersebut tentu mendapatkan sambutan yang sangat baik, mengingat Handphone Nokia X6 ini menawarkan desain premium dan juga spesifikasi yang cukup mumpuni dengan harga yang sangat bersaing.

Namun ketika acara peluncuran beberapa waktu yang lalu, perusahaan tidak mengatakan apapun mengenai ketersediaan perangkat Nokia X6 ini untuk pasar global. Akan tetapi tidak perlu menunggu lama, kini muncul tanda-tanda ketersediaan Nokia X6 untuk pasar global. Sebuah varian baru yang diprediksi merupakan Nokia X6 yang ditujukan untuk pasar global telah terungkap.

Meski sebelumnya perusahaan menegaskan secara resmi jika Nokia X6 hanya akan tersedia secara eksklusif untuk pasar Tiongkok, dan saat ini tidak ada rencana untuk membawanya keluar ke negara lain. Namun nampaknya kini HMD berubah pikiran mengenai ketersediaan Nokia X6 secara global. Baru-baru ini CPO Juho Sarvikas membuat jajak pendapat di Akun jejaring sosial Twitter. Dia bertanya kepada masyarakat umum mengenai pendapat mereka tentang peluncuran Handphone Nokia X6 secara global.

Dari hasil jajak pendapat tersebut terdapat lebih dari 90% setuju dengan peluncuran Nokia X6 secara global. Jika beracuan kepada jajak pendapat tersebut nampaknya Nokia X6 ini memang akan diluncurkan secara global, kita nantikan saja kabar kelanjutannya.

Ini Kata Petinggi Huawei Seputar Notch Pada Handphone Apple iPhone X Yang Di Jiplak


Perangkat Handphone Apple iPhone X sudah resmi dirilis sejak kurang lebih satu tahun yang lalu. Perangkat iPhone revolusioner ini memang cukup menggemparkan publik, karena desainnya yang sangat jauh berbeda dengan perangkat – perangkat pendahulunya. Salah satu cirri khas dari perangkat Handphone berbasis iOS andalan Apple ini adalah bagian Notch atau poni di bagian atas layar.

Dan setelah satu tahun berlalu kini mulai banyak bermunculan juga Notch pada perangkat – perangkat berbasis Android. Berbagai pihak langsung memberikan komentar, dan beberapa pihak sudah pasti menyatakan jika perangkat-perangkat berbasis Android tersebut telah menjiplak penggunaan Notch pada perangkat-perangkat terbaru besutannya.

Namun menurut sebuah informasi dari laman BGR, mengungkapkan sebuah catatan yang cukup menarik seputar hal ini. Pada catatan tersebut mengungkapkan jika Li Changzhu, salah satu petinggi Huawei yang menjelaskan jika pihaknya sudah punya konsep yang sama yaitu layar dengan Notch.

Ide ini ditemukan sejak 3–4 tahun lalu, hanya saja tidak digunakan atau hanya dipendam saja. Hingga akhirnya secara mengejutkan Apple merilis iPhone X  dengan konsep yang sama. Hal ini dinilai langkah yang cukup berani dari Apple.

Kini setelah Apple menggunakan desain Notch, sejumlah produsen Android mulai membuat hal yang sama. Memang hadir dengan tampilan yang tidak sama persis ada yang berukuran sedikit lebih besar atau lebih kecil. Namun satu hal yang sangat berbeda adalah tidak semua desain Notch pada perangkat Android ini juga dibekali sensor Kamera dan Face ID seperti yang terdapat di perangkat iPhone X.

Sementara itu Huawei sendiri tidak berani menggunakan konsep ini karena memikirkan para konsumen di pasaran Tiongkok yang lebih menyukai tampilan Handphone yang serba rapi dan simetris. Dengan hadirnya Notch pada layar, bisa dibilang tidak sempurna lagi karena menghilangkan bentuk kotak yang kaku atau lingkaran yang menjadi favorit para pengguna Tiongkok.

Jadi sebenarnya kembali lagi kepada persepsi masing-masing mengenai jiplak menjiplak konsep desain ini. Karena sebenarnya semua sama-sama original hanya saja kemiripan memang sangat mungkin terjadi.

 

Apple iPhone 6.1 Inci Akan Hadir Dalam Versi Dual SIM Dual Standby


Belakangan ini memang banyak muncul ruomor mengenai sederet perangkat Handphone Apple iPhone generasi terbaru yang akan  hadir di tahun 2018 ini. Salah satunya adalah Apple iPhone 6.1 inci, dan konon perangkat ini akan mengusung panel layar LCD. Sedangkan berdasarkan laporan terbaru iPhone dengan ukuran layar 6.1 inci ini akan hadir dengan dua varian yaitu single SIM Card dan Dual SIM Dual Standby (DSDS). Laporan terbaur ini bersumber dari KGI Securities melalui sebuah catatan para investor yang disampaikan oleh Ming-Chi Kuo.

Sedangkan untuk teknologinya, Apple akan menggunakan Intel XMM 7560 dan Snapdragon X20 modem untuk koneksi LTE yang dklaim akan lebih cepat. Dengan cara ini iPhone dengan teknologi DSDS dapat menjalankan koneks LTE + LTE secara bersamaan dengan satu set chip.

Pada informasi yang sama kabarnya iPhone 6.1 dengan DSDS ini akan diproduksi terlebih dahulu dibandingkan iPhone lain yang menggunakan layar OLED. Dengan harga yang lebih murah, Ming-Chi Kuo meyakini jika tingkat penjualan iPhone 6.1 inci ini akan cukup tinggi dan menumbuhkan pendapatan Apple secara signifikan pada kuartal 4 hingga awal 2019 mendatang.

Berbicara masalah harganya, Ming-Chi Kuo memprediksi jika Apple iPhone 6.1 inci dengan teknologi DSDS akan dibanderol dengan harga sekitar $650 sampai $750. Sedangkan untuk iPhone 6.1 inci dengan teknologi Single SIM Card akan dibanderol dengan yang harga lebih murah yaitu sekitar $550 sampai $650.

Sayangnya pad alaporan ini tidak sedikitpun menyinggung perihal 2 model perangkat lainnya yang di prediksi sebagai iPhone X Plus atau iPhone dengan layar 6.5 inci dan juga iPhone X generasi ke 2 yang mengusung layar berukuran 5.8 inci.

Apple iPhone Terbaru Bisa Dikendalikan Tanpa Disentuh


Bukan Apple jika tidak hadir dengan suatu hal yang mengejutkan. Setelah sebelumnya resmi memamerkan model dan tekologi terbaru yang terdapat pada Apple iPhone X. Dimana perangkat Smartphone spesial edition ini mengusung desain yang sangat berbeda dengan perangkat-perangkat pendahulunya. Mulai dari hilangnya tombol home dibagian bawah perangkat, konsep desain bezel yang super tipis hingga penggunaan notch di bagian atas perangkat.

Dan kali ini kembari muncul sebuah kabar yang juga tak kalah mengejutkannya dari jajaran perangkat Apple iPhone terbaru yang akan dirilis di masa depan. Menurut kabar yang beredar Apple kabarnya tengah mengembangkan jajaran iPhone terbaru yang akan hadir sangat berbeda dari para pendahulunya.

Yang membuat menggemparkan adalah akan hadirnya inovasi mode kendali tanpa sentuh atau Touchless Control. Teknologi ini dapat memungkinkan para penggunanya untuk mengoperasikan perangkat iPhone miliknya tanpa menyentuh secara langsung. Dari laporan yang beredar Apple memang tengah mengembangkan teknologi ini hanya saja butuh waktu sekitar kurang lebih 2 tahun hingga teknologi ini dianggap bisa dirilis kepasaran.

Selain fitur Touchless Control, Smartphone iPhone terbaru ini juga kabarnya akan menggunakan layar melengkung. Bukan hanya  sekedar melengkun pada bagian sisi samping saja. Akan tetapi dari bagian atas ke bawah. Teknologi layar melengkung atau bahkan ditekuk memang kabarnya dapat dilakukan dengan komponen panel layar OLED. Jika benar kabar ini benar maka rumor yang sebelumnya beredar jika Apple akan membuat iPhone dengan layar melengkung berbasis panel OLED memang bukan rumor semata.

Teknologi Touchless Control, konon merupakan sebuah teknologi yang sudah ada sebelumya, seperti Samsung Air Gestures dan Google Project Soli. Namun menurut beberapa laporan sistem Touchless Control besutan Apple ini akan memiliki cara yang berbeda.

Yaitu interaksi dengan layar yang lebih dekat dan mudah. Namun cukup di sayangkan karena tidak ada detail gambar atau desain yang ikut bocor dnegan laporan tersebut. Kabar ini masih sebatas rumor belaka jadi belum dapat dipastikan kebenarannya seratus persen. Kita nantikan saja kabar-kabar menarik lainnya.

 

Serangkaian Perangakat Terbaru Apple Akan Diperkenalkan Maret 2018 Mendatang


Apple cukup terkenal dengan Perangkat Handphone kelas atasnya yang diberinama iPhone. Harga iPhone Series sendiri cukup tinggi karena memang hadir sebagai perangkat premium. Sudah lebih dari 10 tahun Apple menggantukan harapannya di pasar Handphone kepada iPhone. Dan terbayarkan dengan reputasi tinggi yang dimiliki oleh Apple saat ini.

Dan dilaporkan jika pada bulan Maret 2018 mendatang Appe akan mengumumkan sejumlah perangkat terbarunya, dan kemungkinan besar akan lahir perangkat iPhone generasi terbaru pada bulan tersebut. Sejauh ini belum ada rincian informasi lengkap mengenai produk apa saja yang akan diumumkan oleh Apple. Namun, para penyuplai komponen-komponen Apple sangat menginginkan peluncuran perangkat baru karena tentunya akan berdampak positif juga kepada peningkatan pendapatan yang mereka dapat.

Apple sendiri belum memberikan konfirmasi secara resmi mengenai kabar tersebut. Perusahaan asal  Cupertino, Amerika Serikat ini memang dikenal sangat menjaga rahasia internal perusahaan. Selain itu perusahaan dengan logo buah apel tergigit ini juga memang selalu mengungkapkan teaser produk terbarunya ketika sudah mendekati tanggal peluncurannya.

Meski begitu, banyak pihak yang memprediksi dan juga rumor yang beredar tentang berbagai perangkat baru dari Apple ini. Beberapa kabar mengungkapkan jika pada bulan Maret nanti akan hadir beberapa perangkat yang diantaranya adalah versi terbaru dari iPhone SE, Apple Watch dan juga Tablet iPad.

Jika melihat pada tahun lalu, Apple memilih Maret 2017 untuk mengumumkan perangkat Handphone Apple iPhone 7 edisi Red, iPad terbaru, serta versi upgrade dari iPhone SE. Dan setahun sebelumnya pun Apple memulai debut Handphone iPhone SE pada bulan yang sama.

Belum bisa dipastikan mengenai kebenaran kabar ini hingga Apple sendiri mengelurkan pernyataan resminya. Kita nantikan saja kabar – kabar menarik berikutnya dari Apple.

Apple Siap Ganti iPhone 6 Plus Rusak Dengan iPhone 6S Plus Baru


Sesuai dengan Harga iPhone yang cukup tinggi, tentunya para pengguna menginginkan kualitas tinggi juga yang akan mereka dapatkan ketika memutuskan untuk membeli perangkat Handphone besutan Apple ini.

Pasca kejadian penurunan performa pada iPhone lawas yang dilakukan secara sengaja oleh Apple, perusahaan asal Cupertino ini langsung meresponnya dengan permintaan maaf serta memberikan diskon hingga 40 persen untuk baterai iPhone. Hal ini dilakukan karena Apple beralasan jika pihaknya menurunkan performa iPhone dengan sengaja agar perangkat tersebut tidak akan cepat rusak yang dikarenakan kualitas baterai semakin menurun.

Dan kali ini Apple kembali memberikan sebuah kejutan bagi para penggemarnya. Berdasarkan sebuah dokumen internal yang bocor ke publik, perusahaan Apple akan mengganti perangkat Handphone iPhone 6 Plus yang rusak dengan seri selanjutnya, yaitu Apple iPhone 6s Plus.

Meski awalnya diragukan, namun ternyata kabar ini bukan sekadar isapan jempol belaka. Karena informasi tersebut langsung dibenarkan oleh sejumlah pegawai Apple yang enggan disebutkan namanya.

Menurut mereka, penggantian ini bakal dilakukan mulai Maret atau awal April 2018. Tidak diketahui apa alasan Apple melakukan hal ini. Namun menurut kabar yang beredar penggantian iPhone 6 Plus dilakukan lantaran persediaan baterai untuk iPhone 6 Plus mulai menipis.

Dan proses pengadaan kembali pun tentunya akan butuh waktu sedikt lama. Oleh karena ini jika berpatokan kepada dokumen sebelumnya, Apple kini tak lagi memproduksi iPhone versi tersebut. dank arena itu juga yang menyebabkan Apple harus menata ulang lini produksinya guna menambah stok baterainya.

Untuk mendapatkan penggantian iPhone 6 Plus ke versi yang lebih tinggi, tentunya Apple akan memberlakukan syarat dan ketentuan khusus.

Menurut laporan yang beredar, penggantian perangkat hanya berlaku ketika iPhone 6 Plus milik pengguna mengalami lebih dari satu kerusakan. misalnya kerusakan pada motherboard, konektor lightning, atau komponen lain yang cukup sulit untuk diganti.

Belum ada kabar apakah penggantian iPhone 6 Plus akan berlaku juga di Indonesia. Namun menanggapi keseluruhan kabar tersebut, hingga saat in Apple belum memberikan konfirmasi lebih lanjut.

Meski dirilis bersamaan pada tahun 2014, iPhone 6 Plus dan iPhone 6s Plus memiliki sejumlah perbedaan yang cukup signifikan. iPhone 6 Plus didukung chipset Apple A8 dual-core 64-bit 1,4GHz dan GPU PowerVR GX6450. Sedangkan Apple iPhone 6s Plus didukung chipset A9 dual-core 64-bit 1,84GHz dan GPU PowerVR GT7600.

Apple iPhone 6s Plus juga didukung kapasitas RAM dua kali lebih besar dari model sebelumnya, yaitu 2 GB. Kamera belakang pada unit ini juga beresolusi 12 MP dan kamera depan 5 MP, lebih tinggi dari iPhone 6 Plus yaitu 8 MP dan 1,5 MP.