Bukan Apple iPhone, Kini iPad Yang Terbakar Dan Memakan Korban


Pada bulan Januari tahun ini telah terjadi sebuah kejadian yang tidak mengenakan berkaitan perangkat Handphone Apple iPhone. Diketahui di sebuah store resmi di Kawasan Zurich, Swiss. Sebuah perangkat Apple iPhone meledak dan membuat situasi di toko tersebut sedikit menegang. Hal ini terjadi ketika seorang petugas servis resmi di toko tersebut akan memperbaiki bagian baterai namun siapa sangka baterai tersebut langsung mengeluarkan percikan api dan terbakar. Teknisi tersebut pun harus menerima perawatan khusus karena luka yang diterimanya.

Kejadian tersebut bukan pertama kalinya sebenarnya, karena di beberapa tahun kebelakang pun banyak laporan yang mengungkapkan meledaknya atau terbakarnya sebuah perangkat Apple iPhone. Namun ternyata masalah ini sebenarnya tidak hanya terjadi pada jajaran Handphone Apple iPhone Saja. Baru-baru ini diketahui jika perangkat Tablet Apple iPad terbakar dan kembali memakan korban.

Dikabarkan tiga orang pegawai Apple Store di Amsterdam, Belanda harus dilarikan kerumah sakit terdekat karena mengalami luka ringan setelah sebuah perangkat Tablet iPad meledak tiba-tiba. Diperkirakan ketiga pegawai ini turut menghirup asap dari iPad yang meledak tersebut.

Akibat kejadian ini beberapa pemadam kebakaran langsung terjun untuk mengatasi insiden ini. Petugas pemadam kebakaran ini mengungkapkan ada kemungkinan insiden ini terjadi karena baterai gadget besutan Apple ini bocor dan terbakar. Sedangkan pihak Apple sendiri hingga saat ini belum memberikan keterangan resmi seputar insiden ini.

Komponen baterai pada perangkat – perangkat besutan Apple ini memang kerap kali dikritik memiliki kualitas yang buruk. Terlebih beberapa waktu kemarin Apple juga diketahui secara sengaja menurunkan performa perangkat – perangkat lawas dengan alasan untuk tetap menjaga kondisi baterai dari perangkat itu sendiri.

Setelah banyak dikeritik akhirnya Apple mulai memberlakukan program penggantian baterai bagi perangkat- perangkat lawas. Kembali ke insiden yang terjadi di Amsterdam, Belanda ini semoga saja para petugas yang menjadi korban tidak mengalami luka yang cukup serius dan Apple Store tersebut pun bisa segera beraktivitas seperti sebelumnya.

Iklan

Handphone Xiaomi Mi A2 meluncur Di India, Indonesia Tidak Lama Lagi


Tiada hari tanpa Kabar dari perangkat Handphone- Handphone Xiaomi. Perusahaan asal Tiongkok ini memang cukup mendominasi laju perkembangan pasar Handphone dunia dengan terus menghadirkan perangkat-perangkat Handphone terbarunya. Yang cukup ramai diperbincangkan akhir-akhir ini adalah Handphone Xiaomi Mi A2, atau generasi penerus dari Xiaomi Mi A1 yang sudah lama dirilis. Setelah resmi diperkenalkan di Madrid, Spanyol pada akhir bulan kemarin, kini Xiaomi Mi A2 nampaknya akan segera menyambangi pasar India. Sekaligus menjadi pasar Asia pertama bagi Xiaomi Mi A2.

Kabar mengenai hal tersebut langsung terungkap dari Manu Kumar Jain yang menjabar sebagai Managing Director of Xiaomi India sekaligus juga menjabat sebagai Global Vice President of Xiaomi. Kabar ini dia ungkapkan melalui sebuah cuitan pada akun Twitter pribadi miliknya. Cuitan yang di posting hari selasa kemarin tersebut mengungkapkan jika perangkat Xiaomi Mi A2 akan hadir dipasaran India pada hari rabu 8 Agustus 2018 atau tepatnya hari ini. Selain itu konon harga yang dimiliki oleh Mi A2 untuk pasar India ini akan jauh lebih murah dibandingkan dengan Mi A2 yang diperkenalkan di Madrid, Spanyol.

Kemunculan Handphone Xiaomi Terbaru ini di pasar India membuat spekulasi jika Handphone ini juga akan segera hadir di beberapa pasar Asia lainnya termasuk Indonesia dalam waktu dekat. Xiaomi Mi A2 sendiri hadir dalam tiga varian yang berbeda. Perbedaan varian terletak pada kapasitas RAM dan juga kapasitas penyimpanan internal. Para pengguna bisa memilih konfigurasi RAM 4 GB dengan ROM 32 GB, atau RAM 4 GB dengan ROM 64 GB dan juga RAM 6 GB dengan ROM 128 GB. Sedangkan untuk spesifikasi lainnya Handphone ini didukung oleh prosesor Qualcomm Snapdragon 660 yang dipadukan dengan kapasitas baterai sebesar 3000 mAh yang sudah dilengkapi dengan fitur Quick Charge 3.0.

Beralih ke segmen fotografi Xiaomi Mi A2 ini dilengkapi dengan setup dual camera berkemampuan 20 MP dan 12 MP pada Kamera utamanya. Sementara itu untuk Kamera depannya akan mengusung sensor berkemampuan 20 MP. Handphone ini juga mengusung layar berukuran 5.99 inci dan tentunya sudah mendukung sensor keamanan pemindai sidik jari.

Xiaomi Mi A2 di India dibanderol seharga INR 17.499 atau USD 255 yang jika dikonversi menjadi sekitar Rp 3.7 jutaan. Harga tersebut untuk varian dengan kapasitas penyimpanan internal sebesar 64 GB.

Apple iPhone Relakan Tempat Kedua Untuk Huawei


Persaingan antara Handphone Samsung Galaxy Series dan Apple iPhone memang sangat sengit, entah didalam persoalan desain, spesifikasi hingga masuk ke ranah penjualan. Hingga saat ini Samsung Galaxy masih mampu mengungguli Apple iPhone untuk kokoh diperingkat pertama dan membuat Apple harus puas berada di peringkat kedua. Apple pun terus mencari cara agar dapat menyalip Samsung, alih-alih berhasil menyalip Samsung diluar dugaan Apple justru kembali tergeser ke peringkat ketiga. Apple harus rela tempatnya kini diduduki oleh Huawei.

Hal ini terungkap setelah International Data Corporation atau IDC merilis data seputar perangkat Handphone terlaris sepanjang kuartal ke 2 tahun 2018 ini. Huawei berhasil mencatatkan penjualan sebesar 54.2 juta unit dan berhasil menyalip Appe diposisi kedua yang hanya mampu mencatatkan penjualan sebesar 41.3 juta unit saja. Sedangkan Samsung masih kokoh diperingkat pertama dengan perolehan 71.5 juta unit.

Perkembangan Huawei bisa dikatakan cukup melesat kencang jika dibandingkan dengan tahun 2017 kemarin. Huawei berhasil memperoleh peningkatan sekitar 40.9% dan juga Market Share sebesar 15.8% untuk kuartal ke 2 tahun 2018 ini.

Peningkatan yang cukup signifikan juga terjadi pada perusahaan asal Tiongkok, Xiaomi. Perusahaan yang cukup terkenal dengan perangkat-perangkat Handphone yang dibanderol dengan harga miring ini berhasil meraih peningkatan sekitar 48.8% dibandingkan tahun 2017 kemarin. Tingkat penjualan pada kuartal ke 2 tahun 2018 ini Xiaomi berhasil mendapatkan sekitar 31.9 juta unit dengan Market Share sebesar 9.3%.

Beberapa analis dunia menilai jika kepopuleran Huawei berpuncak ketika perusahaan tersebut secara resmi merilis perangkat Handphone Huawei P20 Pro yang hadir dengan mengusung setup 3 lensa kamera dibagian belakang dan juga konfigurasi warna yang unik. Dan memang saat ini belum ada perangkat serupa yang hadir dari para pesaing-pesaing terdekatnya.

Penjualan Apple iPhone dirasa cukup menurun setiap bulannya. Akan tetapi banyak pihak memprediksi jika pamor Apple akan meningkat pada penghujung tahun mengingat perangkat-perangkat Handphone Apple iPhone Terbaru akan dirilis.

Apple iPhone Generasi Terbaru, Ancaman Bagi Para Operator Seluler


Para Apple fanboy tentunya sudah tidak sabar dengan kemunculan perangkat Apple iPhone Terbaru, mengingat saat ini sudah hampir menuju penghujung tahun 2018. Akan tetapi kondisi terbalik nampaknya kini sedang dirasakan oleh para operator seluler. Para operator seluler nampaknya kini sedang dibuat pusing oleh perangkat iPhone terbaru nanti.

Hal ini dikarenakan beberap waktu lalu muncul sebuah laporan yang mengungkapkan terobosan baru yang akan hadir Bersama iPhone generasi baru. Kabar yang diungkapkan oleh seorang analis dari firma Craig-Hallum, Anthony Stoss ini menjelaskan sebuah kesepakatan yang telah disetujui oleh Apple dengan ST microelectronics.

Kesepakat ini terkait dengan proses produksi chip eSIM yang nantinya akan ditanamkan kepada motherboard perangkat iPhone. Dengan kata lain Apple diprediksi akan mulai meninggalkan kartu SIM tradisional dan menggantikannya dengan eSIM. Dengan adanya eSIM pada perangkat iPhone ini sendiri dapat mempermudah para penggunanya karena tidak perlu membongkar pasang kartu SIM fisik.

Subscriber Identification Module atau yang mungkin lebih dikenal dengan sebuatan SIM Card atau Kartu SIM ini memang kini hadir dengan beberapa ukuran yaitu Standar, Micro dan Nano. Dan ukuran yang kini paling banyak digunakan adalah kartu SIM berukuran Nano. Hal ini dikarenakan ukurannya yang jauh lebih kecil sehingga tidak akan terlalu memakan banyak tempat pada motherboard perangkat.

eSIM ini dibuat lebih simpel dengan langsung tertanam pada motherboard perangkat dan tidak bisa dibongkar pasang. Namun tentunya fitur eSIM ini dibuat sedemikian rupa agar mampu mempermudah aktivitas para penggunanya. Disinilah yang menjadi masalah sesungguhnya, dan bahkan hal ini sebenarnya sudah menjadi salah satu hal yang di khawatirkan oleh para perusahaan operataor seluler dengan kartu SIM fisik.

Meski dikatakan sulit untuk dibongkar pasang, eSIM ini sendiri pasti didesain lebih canggih dan membuat para pengguna lebih mudah untuk berpindah dari satu operator ke operator lainnya. Hal ini pasti sudah dipikirkan sebelum rencana ini akan direalisasikan. Pasalnya jika para pengguna hanya bisa menggunakan chip dari satu operator seluler saja tentu ini akan membuat perangkat tersebut lebih monoton sehingga hal ini merupakan satu masalah yang harus dipecahkan.

Dan tidak menutup kemungkinan masalah ini sudah terpecahkan. Besar kemungkinan nantinya para pengguna bisa beralih dari operator satu ke operator lainnya hanya dengan menggunakan software khusus sehingga memang memudahkan para pengguna. Para pengguna juga tentunya hanya perlu mendaftarkan eSIM dan dapat diaktivitasi di banyak operator.

Meski hal ini masih sebuah wacana yang memang belum tentu 100 persen benar. Hal ini bisa menjadi sebuah cambuk bagi para penyedia layanan operator seluler untuk harus lebih bersiap diri, mengingat saat ini teknologi berkembang sangat cepat.

Dan apabila kabar ini tidak benarpun, diprediksi cepat atau lambat mungkin dalam beberapa tahun kedepan hal ini memang benar-benar akan terealisasi. Dan sejauh ini diketahui baru beberapa penyedia layanan operator seluler saja yang sudah mulai mencoba menggarap terobosan terbaru ini.

 

Handphone Terbaru Dari Oppo Ini Dibanderol Lebih Murah Di Indonesia


Perangkat Handhone Terbaru yang cukup fenomenal, Oppo Find X resmi melakukan debutnya di Paris, Prancis beberapa hari yang lalu. Perangkat Handphone Terbaru dari Oppo ini memang cukup menggemparkan publik karena hadir dengan berbagai fitur yang sangat menarik dibalut dengan desain yang tidak kalah menawannya dari para pesaing dikelasnya.

Salah satu fitur yang sangat menarik bagi para pengguna dari Handphone dengan layar berukuran 6.42 inci ini adalah jika sekilas dilihat perangkat ini tidak dilengkapi dengan fitur Kamera. Padahal nyatanya perangkat ini dilengkapi dengan fitur Kamera tersembunyi di bagian depan dan belakangnya. Hal ini bisa terjadi berkat teknologi Kamera 3D yang diusungnya. Kamera yang dimiliki Oppo Find X memiliki kemampuan masing-masing 25 MP dan 16 + 20 MP.

JIka Kamera ini tersembunyi lalu bagaimana cara menggunakannya?. Fitur Kamera ini ternyata akan secara otomatis bergeser keatas atau naik dan muncul ketika fitur Kamera akan digunakan atau diaktifkan. Sedangkan jika fitur Kamera tidak digunakan atau nonaktif, maka sensor Kamera ini akan secara otomatis kembali turun dan bersembunyi.

Selain mengusung fitur fisik yang sangat canggih ini, Kamera dari Oppo Find X pun dibekali dengan fitur pemindai wajah tiga dimensi O-Face dan modul 3D Structured Light canggih yang tentunya sangat membantu dalam proses fotografi dan pemindaian lainnya.

Bukan hanya hadir dengan fitur-fitur canggih yang menarik dan desain yang indah di pandang mata, perangkat Handphone besutan Oppo ini juga mengusung spesifikasi yang tentunya tidak bisa dipandang sebelah mata. Handphone ini didukung oleh Chipset Qualcomm Snapdragon 845 yang notabene merupakan Chipset tercepat besutan Qualcomm hingga saat ini.

Dipadukan dengan pengolah grafis Adreno 630 dengan kombinasi RAM sebesar 8 GB dan kapasitas penyimpanan 128 atau 256 GB. Dengan spesifikasi ini tentunya Oppo Find X siap menemani para pengguanya untuk melakukan berbagai aktivitas dengan lebih mudah. Handphone ini juga bisa mengeksekusi berbagai game terbaru dengan lebih halus.

Beralih ke segmen harga, Oppo Find X dibanderol dengan harga 999 Euro atau setara dengan Rp 16.3 jutaan ketika diluncurkan di Paris. Harga tersebut memang menjadi patokan nilai untuk harga penjualan Find X dikawasan Eropa.

Namun hal yang menarik berdasarkan kabar yang beredar baru-baru ini. Terungkap jika Handphone Terbaru andalan Oppo ini justru akan dibanderol dengan harga yang lebih murah untuk pasaran Indonesia, atau sekitar 2 sampai 3 juta lebih murah dari sesi perkenalan resmi di Paris kemarin. Sebagai perbandingan Oppo Find X ini sendiri dibanderol dengan harga 59.990 Ruppe atau sekitar Rp 12.6 juta untuk pasar wilayah India.

Dan nayatanya memang benar ketika resmi diluncurkan di Indonesia perangkat Handphone canggih ini dibanderol dengan harga yang lebih murah yaitu sebesar Rp 12.9 jutaan saja. Entah tujuan Oppo membanderol harga Find X ini lebih murah untuk pasar Indonesia dibandingkan pasar Eropa, namun beberapa pihak memprediksi ini merupakan sebuah strategi untuk semakin memperluas pangsa pasar Oppo di Indonesia. Pangsa pasar Oppo di Indonesia sendiri saat ini memang terus berkembang pesat dan bisa dibilang Indonesia merupakan salah satu pasar yang cukup menjanjikan bagi perusahaan Oppo.

Handphone Terbaru Mi 6X Hadir Dalam Nuansa Vocaloid Hatsune Miku


Bukan Xiaomi Namanya jika tidak bisa memukau para penggemarnya dengan produk-produk Handphone Terbaru besutannya. Perusahaan Handphone asal Cina ini memang selalu mampu menghadirkan perangkat Hanpdhone Terbaru yang luar biasa dan juga mampu menyita perhatian anyak pengguna.

Entah itu dari sisi desain, kemampuan , harga yang menarik atau juga inovasi-inovasi yang tak biasa dari Xiaomi. Memang perusahaan kuda hitam di dunia Handphone ini selalu mampu menghadirkan hal yang berbeda sehingga memiliki daya Tarik yang lebih dibandingkan dengan para kompetitornya. Seperti baru-baru ini Xiaomi merilis edisi terbaru untuk Xiaomi Mi 6X. Kali ini perusahaan Xiaomi berkolaborasi dengan idola virtual asal Jepang, Hatsune Miku.

Hatsune Miku sendiri merupakan produk perangkat lunak yang menghasilkan suara atau disebut vocaloid. Tokoh virtual ini tidak hanya diidolakan oleh para warga Jepang saja, tapi juga di berbagai negara di seluruh dunia pun ternyata cukup menggemari karakter vocaloid tersebut.

Pada kolaborasi kali ini, Xiaomi Mi 6X hadir dalam balutan warna biru kehijauan (pirus) dengan gambar sang idola pada bagian belakang Handphone. Selain itu para pembelinya juga akan mendapatkan bonus powerbank berkapasitas 10.000 mAh dengan warna dan gambar karakter yang sama dengan Handphone, pelindung Handphone semitransparan berwarna pirus, dan juga sebuah kartu ucapan.

Beralih ke sisi spesifikasi, edisi ini menggunakan standar Mi 6X atau dengan kata lain perangkat ini merupakan edisi spesial dari Mi 6X. hadir dengan dukungan chipset Snapdragon 660 dengan CPU octa-core, Kamera ganda 12 MP + 20 MP, dan juga layer berukuran 5.99 inci beresolusi Full HD+. Dipadukan dengan kapasitas RAM 6 GB dan kapasitas penyimpanan internal 64 GB.

Xiaomi Mi 6X edisi khusus ini ternyata dijual secara terbatas dengan jumlah 5.000 unit saja. Harga untuk Xiaomi Mi 6X ini adalah 2.099 Yuan atau jika dikonversi setara dengan Rp 4,5 juta. Namun sedikit disayangkan, penjualan perangkat edisi spesial ini hanya dilakukan di Cina. Penjualan secara resmi baru akan dimulai pada 10 Juli 2018 mendatang. Akan tetapi para pengguna sudah bisa memesannya dari saat ini.

Ternyata Bengkoknya Apple iPhone 6 Series Sudah Diprediksi Sejak Awal Pembuatan


Kasus bengkoknya perangkat Handphone Apple iPhone 6 dan Apple iPhone 6 Plus beberapa tahun lalu, mungkin saja sudah terlupakan berkat hadirnya perangkat-perangkat iPhone terbaru yang jauh lebih canggih dan inovatif. Namun siapa sangka baru-baru ini muncul sebuah pernyataan yang cukup mengejutkan antara Apple dan Kasus yang menimpa perangkat andalannya di sekitaran tahun 2014 ini.

Kasus ini berawal ketika beberapa pengguna iPhone terbaru ini di tahun 2014 silam mengalami hal yang kurang menyenangkan. Para pengguna tersebut mengeluhkan perangkat Handphonenya yang melengkung dan bengkok. Kabar ini pun dengan cepat menyebar dan langsung menjadi viral di dunia maya.

Ketika itu seseorang anggota forum MacRumors membagikan foto perangkat Apple iPhone 6 Plus miliknya yang melengkung setelah beberapa jam dikantongi. Ketika itu Apple bersikeras dan yakin dengan pernyataannya jika  Handphone andalannya itu tidak memiliki masalah apa pun pada sisi desain.

Dan kasus bengkoknya perangkat iPhone terbaru ini memang hanya terjadi pada beberapa pengguna saja. Namun ternyata pada sebuah dokumen gugatan di pengadilan di tahun 2016 lalu justru menyatakan kebaliknya. Menurut dokumen tersebut, dari hasil pengujian internal perusahaan Apple sendiri menetapkan jika iPhone 6 memang memiliki kemungkinan 3,3 kali lebih besar untuk bengkok dibandingkan dengan perangkat iPhone 5s. Sedangkan iPhone 6 Plus memiliki kecenderungan bengkok 7,2 kali lebih besar daripada iPhone 5s.

Hal ini diungkapkan oleh Hakim Pengadilan Distrik Amerika Serikat (AS), Lucy Koh yang juga ikut ambil bagian dalam kasus tersebut beberapa tahun silam. Lucy Koh mengungkapkan jika berdasarkan dokumen tersebut, Apple sepenuhnya tahu bahwa kasus bengkoknya iPhone ini mungkin akan benar-benar terjadi.

Dia pun melanjutkan jika hal tersebut disimpulkan berdasarkan catatan pengujian internal Apple dan sejak awal telah menjadi catatan penting bagi perusahaan namun seolah-olah Apple mengabaikan dan tetap merilis perangkat Handphone tersebut. Lucy pun menambahkan dari dokumen tersebut terungkap Apple secara diam-diam mulai memperbaiki desain dari perangkat iPhone 6 dan iPhone 6 Plus agar lebih kuat dan tak mudah bengkok.

Namun sayangnya penguatan ini justru berimbas pada terjadinya malfungsi di sejumlah fungsi utama iPhone tersebut. Kendati telah terungkap secara jelas, hingga saat ini Apple masih enggan untuk berkomentar terkait kasus ini. Apple pun mengungkapkan hanya menerima 9 komplain dari konsumen tentang iPhone 6 bengkok saat penggunaan normal. Apple mengatakan masalah perangkatnya yang melengkung itu sangat jarang terjadi.

Apple juga mengatakan jika desain iPhone 6 dan iPhone 6 Plus menggunakan material logam baja/titanium yang berguna untuk memperkuat struktur perangkatnya tersebut. Selain itu, layar Apple iPhone 6 dan iPhone 6 Plus disebut- sebut telah diperkuat dengan ion untuk menjaga agar tidak berubah bentuk. Namun kenyataanya, banyak beredar video di situs YouTube yang menunjukkan bahwa iPhone 6 dan iPhone 6 Plus memang mudah dibengkokkan meski hanya dengan sedikit tekanan saja.